Vaksin COVID-19 Dapat Ditemukan Lewat Blockchain

Blockchain Dapat Percepat Pembuatan Vaksin COVID-19

Duniablockchain.com – Saat ini para ilmuwan di seluruh dunia sedang berlomba-lomba untuk menemukan vaksin COVID-19. Berbagai teknologi terbaru mulai dimanfaatkan untuk mempercepat temuan vaksin virus corona, dan salah satunya adalah blockchain. Bagaimana blockchain dapat mempercepat temuan vaksin COVID-19? Simak ulasannya berikut!

Terlepas dari negara mana kita berada, kita semua sedang tergoncang di bawah sebuah kenyataan baru yang telah terjadi. Sebuah kenyataan di mana kita masing-masing harus memerangi wabah yang baru-baru ini dianggap sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO). 

Novel Coronavirus (NCoV) atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus baru yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, pada Desember 2019.

Sejak munculnya sampai saat ini, virus ini telah menyebar ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia, dan telah memengaruhi kehidupan ribuan orang, sekitar 3 – 4 % dari mereka mengalami dampaknya.

Di masa krisis seperti ini, teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) – kecerdasan buatan, Machine Learning-cabang aplikasi dari AI, Blockchain dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pembuatan vaksin COVID-19.

Perusahaan-perusahaan teknologi muncul dengan solusi blockchain untuk melacak beberapa hal seperti, penyebaran virus, donasi, klaim asuransi, pasokan kebutuhan-alat medis untuk memerangi keberadaan virus corona.

BACA JUGA: Blockcain Dapat Atasi Krisis Akibat COVID-19

Kebutuhan mendesak di waktu-waktu ini adalah kehadiran vaksin mujarab yang sayangnya belum bisa tersedia dalam waktu dekat. Para peneliti, biotek, dan perusahaan farmasi berlomba-lomba untuk membuat vaksin bagi virus ini, sambil juga terus mengembangkan perawatan potensial untuk menghadapinya-COVID-19.

Umumnya, perlu waktu bertahun-tahun dari tahap eksplorasi untuk akhirnya vaksin bisa diproduksi secara masal. Pengembangan vaksin melewati berbagai tahapan, mulai dari tahap eksplorasi hingga tahap pra-klinis, pengembangan klinis, aturan persetujuan produksi, dan distribusi dengan kontrol dan pemantauan kualitas yang terus berkelanjutan.

Namun, ketika pandemi ini mulai muncul, hal pertama (kebutuhan utama) yang perlu untuk dilakukan adalah mengembangkan vaksin yang mujarab, mendistribusikannya ke banyak orang, memusnahkan epidemi ini, dan melakukan imunisasi secara cepat sejak seseorang dinyatakan terinfeksi.

Kebutuhan utama seperti ini perlu dilakukan segera-secara cepat-singkat, dengan tetap mengikuti prosedur peraturan yang ketat dan dengan cara yang dapat dipercaya.

Bagaimana teknologi seperti blockchain dapat membantu mempercepat proses pengembangan vaksin COVID-19?

Fase Eksplorasi

Ini adalah fase penelitian intensif dimana antigen, yang merupakan sebuah zat yang digunakan untuk menginduksi respons imun dalam tubuh diidentifikasi.

Para ilmuwan biasanya mengisolasi virus untuk mengidentifikasi urutan genomnya, yang kemudian itu digunakan oleh perusahaan biotek sebagai titik awal untuk mengidentifikasi antigen.

Dengan ratusan urutan yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan di seluruh dunia, blockchain dapat berfungsi sebagai mekanisme kolaborasi untuk berbagi catatan digital dari waktu terjadinya proses identifikasi, berbagi bukti kerusakan bahkan genetik yang dapat digunakan untuk melacak setiap urutan ke sumbernya saat diperlukan.

Fase Pra-klinis

Ini adalah fase dimana rancangan vaksin mulai dibuat, dimana sebuah bakal vaksin dikembangkan dan kemanjurannya dievaluasi dalam tabung reaksi dan hewan.

Jika menggunakan blockchain, unsur keaslian akan menjadi unsur utama dalam hasil pengujian ini, dan dengan menggunakan blockchain maka akan tersedia satu sumber kebenaran bersama bagi siapa pun di seluruh dunia untuk mulai mempertimbangkan langkah selanjutnya dengan didasarkan pada tingkat kemanjuran vaksin.

Dengan blockchain, banyak perusahaan bioteknologi dan farmasi, kecil atau besar, dapat berkolaborasi dan berbagi temuan mereka satu sama lain tanpa takut kehilangan hak IP (Intellectual Property) atau keunggulan kompetitif mereka, sehingga akhirnya akan terjadi sebuah kerjasama untuk segera-secara cepat mendapatkan vaksin dan mulai menggunakannya.

Fase Pengembangan Klinis

Ini adalah fase dimana vaksin mulai diujikan pada manusia dalam berbagai tahapan, tentu saja setelah proposal untuk melakukannya telah disetujui FDA (Food and Drug Administration) atau lembaga serupa.

Ini adalah fase penting sebagai respons tubuh manusia, efek samping pada fase ini perlu dicatat dengan uji kelayakan dan pemahaman yang lebih dalam sebelum akhirnya vaksin disetujui dan mulai dipakai ke khalayak umum (secara meluas).

Pengembangan klinis dibangun di atas prinsip-prinsip etika yang ketat, dimana mencakup persetujuan dari para relawan, dengan menekankan pada keamanan vaksin serta kemanjurannya.

Dalam fase ini, jika menggunakan blockchain maka akan memudahkan proses persetujuan dari para relawan. Malahan, akan membuat banyak orang yang awalnya ragu untuk menjadi relawan dalam proses uji coba vaksin ini karena masalah privasi, akhirnya mantap bergabung. 

Hal ini mengingat bahwa blockchain mampu menjaga-menghormati privasi. Dan Blockchain merekam informasi relawan dengan menggunakan nama samaran, tanpa mengungkap informasi identitas pribadi yanga asli.

Blockchain juga dapat digunakan untuk memastikan terjadinya sebuah perekrutan yang sesuai dengan etika bagi para relawannya, yaitu tanpa melalui sebuah paksaan dalam bentuk apapun.

Dengan menggunakan blockchain, setiap tahap uji klinis terhadap kemanjuran dan efek samping dari vaksin yang diujikan kepada sekelompok orang dapat dilacak.

Kemampuan blockchain ini tentu saja berfungsi sebagai bukti kuat bagi FDA dan lembaga serupa untuk akhirnya menyetujui atau menolak lisensi untuk obat penanganannya.

Tinjauan Regulasi & Fase Persetujuan

Dengan menggunakan blockchain, FDA dapat menjadi peserta dari jaringan perusahaan biotek, perusahaan farmasi, yang secara aktif memantau uji klinis dan menggunakan informasi yang terekam (di dalam) blockchain dalam proses persetujuan.

Fase Produksi dan Distribusi Massal

Blockchain mampu merekam proses pembuatan vaksin pada buku besarnya yang tidak dapat diubah. Hal ini tentu akan membuat blockchain mampu memastikan verifikasi standar yang lebih cepat. Mengingat, karena tidak perlunya mencetak dokumen yang berpotensi hilang, informasi dalam buku besar blockchain pun aman-tidak ada yang dihilangkan.

Fasilitas yang ada di dalam blockchain dapat saling berkolaborasi untuk mempersingkat proses manufaktur dan distribusi. Dengan blockchain, kita dapat melacak pengiriman obat-obatan dan merekam semua proses yang terjadi, sehingga ini akan membantu mengatasi masalah pemalsuan.

Tahap Kontrol Kualitas

Berbagai profesional di bidang kesehatan dan penyedia layanan yang mengakses vaksin ini dapat menggunakan blockchain untuk mencatat kinerja dan efektivitas vaksin., yang mana dengan blockchain, berbagai pemangku kepentingan (utamanya bidang medis) yang ada di dunia ini dapat menggunakan vaksin ini secara cepat tanpa melalui perantara dan merasakan kemanjurannya secara nyata. 

Pada masa-masa sulit yang tak terduga ini, penting bagi setiap orang untuk berkontribusi dalam kapasitas apa pun untuk memerangi-melawan pandemi ini. Kemajuan teknologi saat ini cukup mampu dimanfaatkan dalam mempercepat penanganan-perlindungannya.

Dan blockchain mungkin bukan solusi untuk semua masalah di dunia, tetapi blockchain dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meringankan beberapa masalah.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Vaksin COVID-19 Dapat Ditemukan Lewat Blockchain

Duniablockchain.com - Saat ini para ilmuwan di seluruh dunia sedang berlomba-lomba untuk menemukan vaksin COVID-19. Berbagai teknologi...

Blockcain Dapat Atasi Krisis Akibat COVID-19

Duniablockchain.com - Krisis akibat COVID-19 sangat nyata dialami banyak negara di dunia. Pandemi COVID-19 telah berdampak bagi...

Bagaimana Teknologi Blockchain Memengaruhi Industri Perbankan?

teknologi blockchainDuniablockchain.com - Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital berisikan catatan yang terhubung melalui kriptografi. Teknologi blockchain kini telah dimanfaatkan oleh berbagai...

Mengapa Bitcoin Cash Diciptakan dan Apa Kelebihannya?

Bitcoin (BTC) menjadi semakin populer, namun waktu yang dibutuhkan untuk memproses transaksi BTC menjadi semakin lama. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi...

Apa itu Ethereum? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Duniablockchain.com - Mengapa Ethereum menjadi cryptocurrency kedua paling populer setelah Bitcoin? Pada dasarnya Bitcoin merevolusi industri pembayaran, namun Ethereum memiliki motif yang...