Absolute Advantage

Konsep ekonomi di mana satu pihak memiliki keunggulan langsung dalam efisiensi dalam memproduksi / menyediakan barang atau jasa tertentu di atas pihak lain.

Active Management

"Active management atau Manajemen aktif (atau investasi aktif) mengacu pada strategi yang digunakan oleh manajer investasi atau broker di mana mereka memperdagangkan aset keuangan yang bertujuan untuk mendapat untung baik dari pasar bull maupun bear. Biasanya, manajer aktif mencari inefisiensi pasar, berharap posisi mereka mencapai target pengembalian atau mengungguli indeks tertentu, seperti S & P500.

Pada tingkat individu, manajemen aktif hanyalah tindakan pembelian dan penjualan aset secara berkala, berdasarkan peluang pasar yang tampaknya baik. Namun, dalam konteks yang lebih luas, manajemen aktif berhubungan dengan sekelompok manajer atau pialang yang mencoba menghasilkan laba dengan memperdagangkan sekelompok aset tertentu.

Biasanya, manajemen aktif didasarkan pada penelitian analitik dan keputusan investasi. Dengan demikian, manajer aktif percaya bahwa mereka entah bagaimana dapat mengungguli pasar. Gagasan ini bertentangan dengan hipotesis pasar efisien (EMH), yang menyiratkan bahwa harga aset saat ini sudah mencerminkan semua informasi yang tersedia, artinya tidak banyak inefisiensi yang dapat dieksploitasi.

Oleh karena itu, tingkat keberhasilan strategi investasi aktif sangat tergantung pada interpretasi subyektif dari para manajernya dan, dengan demikian, pada kemampuan mereka untuk berhasil memprediksi pasar. Manajer aktif harus mengikuti tren pasar dengan cermat, sehingga mereka dapat meningkatkan peluang mereka untuk melakukan perdagangan yang menguntungkan.

Berbeda dengan manajemen aktif, ada strategi investasi pasif (juga dikenal sebagai pengindeksan). Singkatnya, ini terdiri dari membangun portofolio investasi jangka panjang yang tidak akan diperdagangkan secara aktif. Sebaliknya, manajer atau broker akan membangun portofolio yang biasanya didasarkan pada kinerja indeks. Ini berarti bahwa manajemen pasif relatif bebas dari kesalahan manusia dalam hal pemilihan aset. Strategi pengindeksan sering dikaitkan dengan reksadana dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Karena manajemen aktif melibatkan lebih banyak biaya dan risiko perdagangan, biasanya biaya pengelolaannya jauh lebih tinggi daripada strategi manajemen pasif. Secara historis, strategi pengindeksan dilakukan lebih baik daripada investasi aktif, yang mungkin menjelaskan peningkatan minat baru-baru ini dalam manajemen pasif."

Ad Hoc

"Kata ""ad hoc"" adalah kata asal Latin yang digunakan dalam bahasa Inggris modern yang berarti ""untuk tujuan ini"" atau ""khusus untuk ini."" Terjemahan langsung dari frasa Latin diberikan oleh sebagian besar kamus sebagai ""untuk ini.""

Istilah ""ad hoc"" dapat digunakan untuk menyiratkan bahwa solusi yang ditemukan untuk masalah atau masalah tertentu tidak boleh dianggap sebagai solusi default untuk digunakan dalam aplikasi masa depan.

Misalnya, seorang hakim dapat membuat putusan ""ad hoc"" pada suatu kasus dengan meninjau rincian kasus dan perincian spesifik dari situasi tersebut, tetapi dengan pandangan bahwa putusan ini tidak akan dianggap sebagai hukum kasus untuk menyelesaikan insiden yang serupa. alam di masa depan.

Dalam pengembangan perangkat lunak, istilah ""ad hoc"" sering digunakan dalam frasa ""solusi ad hoc"" yang berarti solusi spesifik dan dipesan lebih dahulu dikembangkan untuk menangani kebutuhan sistem atau pengguna yang disajikan."

Active Management

"Active management atau Manajemen aktif (atau investasi aktif) mengacu pada strategi yang digunakan oleh manajer investasi atau broker di mana mereka memperdagangkan aset keuangan yang bertujuan untuk mendapat untung baik dari pasar bull maupun bear. Biasanya, manajer aktif mencari inefisiensi pasar, berharap posisi mereka mencapai target pengembalian atau mengungguli indeks tertentu, seperti S & P500.

Pada tingkat individu, manajemen aktif hanyalah tindakan pembelian dan penjualan aset secara berkala, berdasarkan peluang pasar yang tampaknya baik. Namun, dalam konteks yang lebih luas, manajemen aktif berhubungan dengan sekelompok manajer atau pialang yang mencoba menghasilkan laba dengan memperdagangkan sekelompok aset tertentu.

Biasanya, manajemen aktif didasarkan pada penelitian analitik dan keputusan investasi. Dengan demikian, manajer aktif percaya bahwa mereka entah bagaimana dapat mengungguli pasar. Gagasan ini bertentangan dengan hipotesis pasar efisien (EMH), yang menyiratkan bahwa harga aset saat ini sudah mencerminkan semua informasi yang tersedia, artinya tidak banyak inefisiensi yang dapat dieksploitasi.

Oleh karena itu, tingkat keberhasilan strategi investasi aktif sangat tergantung pada interpretasi subyektif dari para manajernya dan, dengan demikian, pada kemampuan mereka untuk berhasil memprediksi pasar. Manajer aktif harus mengikuti tren pasar dengan cermat, sehingga mereka dapat meningkatkan peluang mereka untuk melakukan perdagangan yang menguntungkan.

Berbeda dengan manajemen aktif, ada strategi investasi pasif (juga dikenal sebagai pengindeksan). Singkatnya, ini terdiri dari membangun portofolio investasi jangka panjang yang tidak akan diperdagangkan secara aktif. Sebaliknya, manajer atau broker akan membangun portofolio yang biasanya didasarkan pada kinerja indeks. Ini berarti bahwa manajemen pasif relatif bebas dari kesalahan manusia dalam hal pemilihan aset. Strategi pengindeksan sering dikaitkan dengan reksadana dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Karena manajemen aktif melibatkan lebih banyak biaya dan risiko perdagangan, biasanya biaya pengelolaannya jauh lebih tinggi daripada strategi manajemen pasif. Secara historis, strategi pengindeksan dilakukan lebih baik daripada investasi aktif, yang mungkin menjelaskan peningkatan minat baru-baru ini dalam manajemen pasif."